Category Archives: ilearning

Eksplorasi Data Mining Software

Ketika saya eksplor WEKA, saya langsung saja coba-coba klasifikasi dan clusteringnya. Ketika saya ingin melakukan klasifikasi terhadap data, ternyata tidak semua algoritma bisa saya gunakan. Bahkan ID3, satu-satunya algoritma klasifikasi yang familiar untuk saya, tidak bisa digunakan. Saya menemukan bahwa ID3 itu cuma bisa diterapkan pada data nominal. Saya juga menemukan bahwa perlu dilakukan preprocess terlebih dahulu sebelum dilakukan data mining. Misalnya mengubah atribut numeric ke nominal, membagi nilai numeric menjadi range tertentu, handling null atribut, dsb.

Bila saja weka menyediakan suatu wizard yang memandu pengguna step-by-step dalam melakukan data mining, seperti layaknya ketika kita mau install suatu program. contohnya seperti ini:

WEKA : silakan memasukkan file ARFF
USER : memasukkan file ARFF
WEKA :melakukan analisis terhadap data yang dimasukkan, kemudian menampilkan window untuk preproses.

Window ini sebenarnya sama sprti tab preprocess yang ada pada WEKA saat ini, namun ditambahkan juga notifikasi mengenai karakteristik datadan/atau saran preprocessing yang dilakukan. Misalnya : “Data Anda mengandung null atribut” atau “Atribut numeric X memiliki nilai yang berulang, apakah Anda ingin mengubah atribut X menjadi nominal?”. Jadi si pengguna punya sense bahwa si data ini harus dipreproses dulu sebelum diklasifikasi atau dicluster.
USER : pilih mau melakukan cluster atau klasifikasi atau asosiasi
WEKA : menampilkan window sesuai pilihan pengguna beserta algoritmanya.
Nah, kalo ada wizard ini, pengguna menjadi tahu bahwa harusnya data di process dahulu, sebelum diterapkan teknik data mining.

Kasus lain lagi, saya menemukan permasalahan ketika saya melakukan clustering terhadap data. Pertama saya melakukan clustering menggunakan algoritma EM dan ternyata membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Setelah itu, saya mencoba mengcluster data menggunakan algoritma. Pada pengaturan algoritmanya, saya mengatur agar WEKA menyimpan instance data karena saya perlu menelusuri anggota dari suatu cluster. Ketika menjalankan algoritmanya sih baik-baik aja. Tapi ketika divisualize trus diklik nodenya (buat ngeliat instance data), langsung kluar exception memori nya tidak cukup, sehingga WEKAnya langsung ngeclose.

Belajar dari pengalaman tersebut, saya mengusulkan supaya WEKA menambah fitur untuk memberikan warning ketika proses mining akan memakan waktu lama. Warning yang saya maksud di sini mirip-mirip warning yg diberikan OS windows ketika saya ingin membuka 40 file pdf sekaligus.. Misalnya “This process will take longer than usual. Do u really want to continue?”. Semacam itu . Kalau user pilih continue, ya siap-siap nunggu lama deh. Tapi kalo user pilih cancel, baru WEKA menampilin saran-saran apa aja yg bisa dilakukan supaya proses miningnya tidak lama. Contoh saran-sarannya : manfaatkan fasilitas atribut selection jadi atribut yg di-mining cuma atribut yg signifikan aja. Atau normalisasi data numeric sehingga memori yang dipake pas proses berkurang. Atau sampling data. Atau proses mining dilakukan incremental.

Kalau WEKA menyediakan fitur ini, WEKA akan memberikan sense pada pengguna bahwa proses mining itu butuh waktu dan dimensi data sangat mempengaruhi waktu yang dibutuhkan. tantangan data mining saat ini kan bagaimana cara supaya dari data yang sizenya sangat-sangat besar bisa didapatkan informasi-informasi implisit tapi dalam waktu yang cepat. informasi ini kan nantinya akan digunakan untuk pengambilan keputusan. Jika informasi ini terlambat didapatkan, maka pengambilan keputusan juga akan terlambat.

Wizard step-by-step dalam melakukan data mining.
Fitur untuk memberikan saran preprocessing data
Fitur untuk memberikan warning terhadap exception yang mungkin terjadi.
Fitur untuk memberikan saran dalam mereduksi dimensi data.

Sekian Eksplorasi mengenai WEKA dari saya.

Jurnal

SISTEM ABSENSI ONLINE BERBASIS WEB PADA SMAN 19 KABUPATEN TANGERANG

Muhamad Ikhsan Ramli
Teknik Informatika STMIK Raharja
Ikhsan@raharja.co

Abstract
Seiring dengan berkembangnya kemajuan teknologi informasi, mungkin akan sangat terbantu dengan adanya internet. Dengan internet, kita akan mudah menghadirkan layanan yang dapat diakses dari manapun dan kapanpun di dunia ini. Saat ini hampir setiap orang melakukan pengaksesan informasi, salah satunya dengan situs website. Dengan memanfaatkan sebuah web, tentu akan memudahkan kita untuk mencari suatu informasi. SMAN 19 Kab. Tangerang merupakan sekolah Negeri yang cukup terkenal didaerah kab. Tangerang. Dalam tiap tahunnya SMAN 19 Kab. Tangerang selalu mengalami peningkatan jumlah siswa. Tetapi, dalam melakukan sistem absensi yang dilakukan pada SMAN 19 Kab. Tangerang masih bersifat manual. Sehingga para guru sering mengalami kesulitan dalam merekap kehadiran siswa untuk di berikan ke bagian pendataan. Continue reading Jurnal

Soal Sistem Operasi



1. Ada berapa teknik penjadwalan prosessor?

Jawab :
– FIFO (First In First Out)
– SJF (Shortest Job First)
– SRTF (Shortest Remaining Time First)
atau PSPN (Preemtive Shortest Process Next)
– HPRN (Highest Penalty Ratio Next)
– Round Robin

2. Apa yang dimaksud dengan SRTF ?
Jawab :
SRTF adalah penjadwalan dengan prioritas, dan dengan preempsi
Semakin pendek sisa proses semakin tinggi prioritas dan preempsinya .

3. Brapa tahap yang dilakukan Pada teknik SRTF ?
Jawab :
Perhatikan selalu waktu tiba dan waktu rampung pada suatu saat .
Hitung waktu sisa proses untuk setiap proses yang ada pada saat itu .

4. apa yang dimaksud dengan teknik SJF?
Jawab :
teknik SJF adalah penjadwalan dengan prioritas, tetapi tanpa preempsi

5. Berapa tahap yang dilakukan Pada teknik SJF ?
Jawab :
Penentuan urutan prioritas berdasarkan pendeknya proses yang dilayani.
Penentuan pada waktu tertentu, proses mana yang perlu dilayani oleh prosessor.

6. Apa yang harusndilakukan dalam teknik SRTF?
Jawab:
Yang harus dilakukan:
-Tentukan urutan prioritas dan preempsi
berdasarkan pendeknya sisa proses yang
dilayani
-Penentuan pada waktu tertentu, proses
mana yang perlu dilayani oleh prosessor.

7. Apa yang dimaksud dengan teknik HPRN?
Jawab:
Pada teknik HPRN (Highest Penalty Ratio Next) semakin tinggi rasio penalty suatu proses, semakin tinggi prioritasnya.
HPRN adalah penjadwalan dengan prioritas, tetapi tanpa preempsi

8. Sebutkan tahap-tahap yang dilakukan pada teknik HPRN?
Jawab:
Pada HPRN dilakukan dua langkah sebagai berikut :
Pada teknik HPRN jika waktu tiba proses sama, maka untuk langkah awal proses yang memiliki lama proses terpendek yang dilayani.
Jika waktu tiba proses berbeda, maka untuk langkah awal proses yang tiba duluan yang dilayani.
Penentuan pada waktu tertentu, proses mana yang perlu dilayani oleh prosessor dengan melihat proses yang memiliki rasio penalty tertinggi.

9. Apa yang dimaksud dengan FIFO
Jawab : FIFO adalah Proses yang tiba lebih dahulu akan dilayani lebih dahulu.

10. Apa yang harus dilakukan dalam teknik SJF?
Jawab :
Yang harus dilakukan:
-Tentukan urutan prioritas berdasarkan
pendeknya proses yang dilayani
-Penentuan pada waktu tertentu, proses
mana yang perlu dilayani oleh prosessor.

11. Tentukan rumus rasio penalty pada teknik HPRN?
Jawab:
Perhitungan rasio penalti (Rp)
Rp = T/t.

T = jumlah lama tunggu
t = lama proses
T = s + t = waktu sia – sia + lama proses
Maka:
Rp = T / t
Rp = (s + t) / t

12. Jelaskan langkah ke 2 (dua) dari teknik HPRN?
Jawab :
Penentuan pada waktu tertentu, proses mana yang perlu dilayani oleh prosessor dengan melihat proses yang memiliki rasio penalty tertinggi.

13. Sebutkan langkah pertama pada teknik SJF?
Jawab:
Penentuan urutan prioritas berdasarkan pendeknya proses yang dilayani.

14. Singkatan dari apakah FIFO,SJF,SRTF,HPRN?
Jawab :
FIFO (First In First Out)
SJF (Shortest Job First)
SRTF (Shortest Remaining Time First)
atau
PSPN (Preemtive Shortest Process Next)
HPRN (Highest Penalty Ratio Next)

15. Sebutkan perbedaan teknik SJF dengan teknik SRTF?
Jawab:
Pada teknik SJF (Shortest Job First) semakin pendek suatu proses, semakin tinggi prioritasnya .
Sedangkan pada teknik SRTF
Semakin pendek sisa proses semakin tinggi prioritas dan preempsinya.

Annotated Bibliographies

Annotated Bibliographies

Format Pelaporan :
Pada hari kemerdekaan Amerika Serikat, McClane telah memiliki seorang putri bernama Lucy. Kehadiran anaknya ini justru membuat ia merasa terasing dalam kehidupan rumah tangganya. Pada saat yang sama negaranya menghadapi ancaman teroris dunia maya. Penjahat ini mencoba mengacaukan jaringan sistem DNA teknologi komputer.
Awalnya, polisi menduga ancaman itu dilakukan seorang hacker muda, Matt Farrel. Namun belakangan diketahui teror berasal dari kelompok yang jauh lebih mahir. McClane dibantu Matt berupaya mengungkap dalang di balik teror yang dapat melumpuhkan seluruh infrastruktur di Amerika Serikat.
Sosok yang mereka cari adalah Thomas Gabriel. Dengan bantuan hacker asal Hongkong, Mai Lihn, berhasil menguasai seluk-beluk jaringan komputer di AS. Thomas dan McClane pun berpacu untuk saling menaklukkan. Baik di dunia nyata maupun maya.
Penyerangan itu disebut juga ngean “Fire Sale” yaitu penyerangan dimana untuk menghamcurkan suatu negara dengan menembus sistem keamanan negara.

Tema : Live Free Or Die Hard
Sumber : Video
Rangkuman :

Syarat-syarat tugas :
Rangkuman tidak lebih dari ½ halaman kertas A4
Hardcopy dikumpulkan dalam waktu 1 minggu setelah penugasan
Softcopy dikumpulkan melalui email ke haryanto@raharja.co
Setiap mahasiswa harus berbeda sumber dan pokok bahasannya.
Bentuk laporan harus sesuai ketentuan yang diberikan

Ringkasan Materi Sidang

Identitas Peserta :
Nama : Frana yudha
NIM : 0812462061
Jurusan : Sistem informasi
Konsentrasi : Bussines Intelegent

Judul Penelitian : Perancangan Website pada Cv. Agus Motor Sebagai Sarana Penunjang Informasi dan Promosi.

Data penguji :
Ketua Penguji : Irsan M.Kom
Penguji 1 : Rasyid M.E
Penguji 2 : Ahmad Syidik S.Kom

Pelaksanaan Sidang : Senin 4 Maret 2013

Pertanyaan Penguji :
– Aplikasi apa yang digunakan untuk sistem database?
– Ada berapa tabel ?
– Ada berapa field ?
– Pengerjaan program berapa lama ?
– Product yang dijual di website ?

Jawaban Peserta Sidang :
– Menggunakan aplikasi mySQL
– Jumlah ada 5 tabel
– Jumlah ada 7 struktur field
– Pengerjaan selama 2 bulan
– Kendaraan bermotor ( mobil & motor )

Ringkasan Materi :
Perancangan website menggunakan pemograman PHP dengan menggunakan server XAMPP dan menggunakan database mySQL .
Perancangan program bertujuan sebagai media promosi dan informasi mengenai CV. Agus Motor yang bergerak di bidang penjualan otomotif . Rancangan sistem menggunakan UML sebagai pengemukaan analisa berjalan maupun perancangan sistem yang baru .
Program yang di buat dapat menampilkan katalog produk yang di tawarkan atau dijual ,selain itu program juga dapat digunakan sebagai forum dialog bagi para pelanggan yang akan membeli atau survey pada Cv. Agus Motor.